Tampilkan postingan dengan label warga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warga. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Februari 2014

Kota Monowi Kota Yang Hanya Memiliki Satu Warga

Elsie Eiler, Warga Tunggal Monowi

[imagetag]

Elsie Eiler berdiri dekat bar miliknya.

Elsie Eiler adalah orang yang paling dikagumi di Monowi, Nebraska. Dia juga adalah orang yang paling pintar, paling sehat, paling cantik dan paling muda di Monowi. Maklum, Eiler adalah satu-satunya warga di Monowi.



[imagetag]

This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x487.



[imagetag]

"Dan, saya adalah orang yang paling tua di Monowi," ujar Eiler dengan cepat menambahkan.

Ketika orang menjadi satu-satunya warga di satu tempat, maka semua gelar dan sebutan pun jadi sangat cocok. Eiler, yang kini berusia 77 tahun, adalah satu-satunya penghuni Monowi. Sebuah desa di bagian timur-laut Nebraska, Amerika Serikat.

[imagetag]

Itu unik. Hasil US Census 2010 menunjukkan Monowi adalah satu-satunya desa, kota besar dan kecil di negeri tersebut yang cuma memiliki seorang warga. Monowi, menurut sensus, memiliki dua warga pada 2000. Tapi satu warga yang tidak lain adalah suami Eiler, Rudy, telah meninggal pada 2004.

[imagetag]

"Kami barangkali memiliki rekor penurunan penduduk 50 persen," kata Eiler. "Saya memilih untuk tinggal di sini setelah suami saya meninggal. Ini adalah tempat tinggal saya," katanya.

[imagetag]

Eiler tinggal di rumah mobil sekitar setengah blok dari satu-satunya tempat usaha di kota tersebut, Monowi Tavern. Itu cocok sebab Eiler memiliki dan mengoperasikan kedai itu. Mrs Eiler menarik pelanggan reguler yang datang jauh-jauh dari jarak 80 mil.

[imagetag]

Eiler dan suaminya membeli tempat tersebut pada 1971. Dia sekarang berada di sana 12 jam sehari untuk melayani minuman dan makanan. Eiler juga mengelola perpustakaan kota kecil tersebut. Sebuah bangunan kecil yang dipenuhi 5.000 buku itu dipersembahkan buat Rudy yang merupakan seorang penggemar membaca. Meskipun warga yang menyusut membuat tempat itu tak teratur, Eiler telah mengurus semua dokumen yang diperlukan agar Monowi tetap jadi desa. Ia bertindak sebagai jurutulis desa, bendahara, walikota dan anggota dewan. "Saya adalah semuanya," kata Eiler.

[imagetag]

Tak perlu ada pemilihan, katanya,"sebab saya akan jadi satu-satunya suara".

Eiler menjadi berita besar setelah suaminya meninggal. Dia jadi warga tunggal Monowi tujuh tahun lalu. Sebagian media nasional dan acara tayang-bincang melaporkan kisahnya. Pengunjung dari seluruh dunia datang ke Monowi untuk bertemu dengan dia. "Mereka sangat bersahabat dan memiliki keingintahuan besar," kata Eiler. "Saya berharap akan bisa tetap tinggal di sini. Ini tempat saya mau tinggal."

Biro Sensus belum secara resmi menyatakan Monowi sebagai kota kecil dengan satu warga di AS. Menurut Matthew Milbrodt, ahli layanan penerangan, diperlukan waktu untuk meneliti catatan tiap negara bagian yang dikeluarkan belum lama ini.

[imagetag]

Sepuluh tahun silam, Biro Sensus melaporkan dua kota kecil yang memiliki seorang warga, yaitu Lost Spring, Wyoming dan New Amsterdam, Indiana. Namun berdasarkan sensus 2010, Lost Spring rupanya dihuni empat warga, sementara New Amsterdam 26 warga.

puncak kejayaan Desa Monowi terjadi pada tahun 1930-an, ketika memiliki populasi 130. Monowi, seperti banyak masyarakat kecil lainnya di Great Plains, kehilangan banyak penduduk mudanya, ke kota-kota yang mengalami pertumbuhan dan menawarkan pekerjaan yang lebih baik.

Sumber

#bcfda5
Selengkapnya

Jumat, 27 Desember 2013

Netanyahu menyindir warga Iran tidak pernah memakai seluar jins dan mendengarkan muzik Barat

Netanyahu sindir warga Iran tidak pernah pakai celana jins
Lelaki Iran mengenakan seluar jins di Teheran. arabnews.com


 
  
Komentar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut warga Iran tidak pernah memakai seluar jins dan mendengarkan muzik Barat langsung dibalas oleh warga Iran kemarin di media sosial. Ini mereka lakukan untuk mengejek pernyataan Netanyahu itu.

Dalam sebuah wawancara dengan stesyen televisyen BBC Persia pada Sabtu minggu lalu Netanyahu menyatakan, Jika warga Iran bebas, maka mereka akan mengenakan seluar jins dan mendengarkan muzik Barat, seperti dilansir surat khabar Arab News, Selasa (8/10).

Netanyahu menggambarkan Presiden Iran Hassan Rouhani, seorang moderat yang terpilih pada Jun  lalu, itu sebagai seekor serigala berbulu domba. Pernyataan ini dia lontarkan dalam usahanya untuk mempertahankan tekanan antarabangsa terhadap Teheran terkait program nuklir Negeri Mullah itu.

Tapi komentarnya tentang seluar jeans dan muzik Barat menyebabkan sebuah badai olok-olokan di dunia maya. Pada Ahad kemarin, sebuah akaun Facebook dengan nama Jins kami di muka Netanyahu, Bibi hati-hati telah muncul, dan mengunggah puluhan gambar pemuda Iran memakai seluar jins.

Banyak perempuan muda di Iran memakai pakaian Barat meskipun ada sebuah kode berpakaian yang ketat, yang mewajibkan kaum hawa untuk menutupi rambut mereka. Sementara itu, meski beberapa muzik Barat, seperti rap, tidak tersedia di toko-toko muzik berlisensi, tetapi ramai anak-anak muda Iran mengunduh lagu milik artis-artis asing.
Akaun itu telah menarik lebih dari 600 pengikut kemarin, dengan ratusan komentar.

"Dia pikir dirinya melihat bom kami tetapi dia tidak bisa melihat celana jins kami," tulis seorang pengguna Facebook, merujuk kepada tuduhan Netanyahu bahwa Iran sedang berusaha untuk mendapatkan senjata nuklir, tudingan yang dibantah Teheran.

"Bahkan nenek moyang kami memakai celana jins," ujar seorang pengguna lainnya. Dia juga mengunggah sebuah gambar telah direkayasa menggunakan program foto dari seorang tentara Achaemenid yang berasal dari 500 tahun sebelum masehi sambil memakai celana jins.
Sementara itu, seorang pengguna lainnya juga memperlihatkan sebuah foto dari pejuang muda saat perang Iran-Irak pada 1980-1988 yang mengenakan celana jins biru.

Sedangkan di Twitter, warga Iran mengunggah lebih banyak gambar diri mereka memakai celana jins dan menikmati musik Barat.
Salah seorang pengguna Twitter mengunggah sebuah foto dirinya memakai celana jins sambil mendengarkan lagu dari bintang pop Australia, Missy Higgins. "Ini adalah celana jins saya dan ini adalah musik Barat saya, idiot!" kicau Saaman Zahedi.

Dia juga mengunggah sebuah gambar dia dan seorang temannya di depan sebuah satelit parabola dengan komentar, Ini adalah celana jins kami, Netanyahu. Jadi diamlah dengan menggunakan hashtag #jins dan #Iran.
Dalam wawancara yang sama dengan BBC, Netanyahu mengatakan pemilihan presiden di Iran tidak bebas dan warga Iran tidak akan memilih Rouhani jika mereka punya pilihan nyata

Selengkapnya