Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wanita. Tampilkan semua postingan
Selasa, 31 Desember 2013
Wanita Tembak Mati Puterinya di Depan Cucu
30 Nov 2013
Adele Paula Bing (wtsp.com)
Florida - Seorang wanita separuh umur di Florida, Amerika Syarikat secara tak sengaja menembak mati anaknya sendiri. Parahnya, aksi penembakan ini terjadi di depan cucunya yang masih bayi dan sedang berada dalam gendongan sang anak.
Insiden penembakan ini bermula ketika wanita bernama Adele Paula Bing (52) ini terlibat pertengkaran dengan kekasihnya, James Lane (39). Terbakar emosi, Bing sempat memukul Lane di bahagian kepala dengan pistolnya.
Sebelum pergi meninggalkan rumah Bing, pada Isnin (25/11) petang, Lane sempat mengancam akan kembali dan membunuhnya. Demikian seperti dilansir Asia One, Sabtu (30/11/2013).
Malam harinya, ketika Bing mendengar ada seseorang mengetuk pintu tumahnya, dia khawatir itu Lane. Untuk mempertahankan dirinya Bing memegang tongkat baseball dan sepucuk pistol.
Tapi rupanya itu bukan Lane, melainkan puteri Bing, Ruby (25). Malangnya, Bing terlanjur menembakkan pistolnya begitu membuka pintu rumahnya.
Tembakan dari pistol kaliber .22 tersebut mengenai puterinya di bahagian dada. Ruby langsung terjatuh ke lantai sambil menggendong puterinya yang masih berusia 4 bulan. Untungnya, bayi tersebut tidak mengalami luka sedikitpun.
Seorang saksi mengaku melihat wanita muda mengalami pendarahan di hidung dan mulutnya, dalam keadaan terbaring di teras depan rumah Bing. Menurut saksi tersebut, Bing bergegas mendekati wanita muda tersebut sambil berteriak memohonnya untuk bangun.
Ruby meninggal seketika akibat luka tembakan di bahagian dadanya. Sang ibu, Bing ditangkap dan dijerat atas dakwaan pembunuhan serta penganiayaan anak tanpa melukai secara langsung, sebagai dampak dari penembakan anaknya di depan cucunya.
"Bagaimana boleh saya melihat wajah cucu saya dan bilang bahawa saya membunuh ibu mereka. Kalian boleh mengurung saya demi kebaikan," ucap Bing kepada polis yang menangkapnya.
Insiden penembakan ini bermula ketika wanita bernama Adele Paula Bing (52) ini terlibat pertengkaran dengan kekasihnya, James Lane (39). Terbakar emosi, Bing sempat memukul Lane di bahagian kepala dengan pistolnya.
Sebelum pergi meninggalkan rumah Bing, pada Isnin (25/11) petang, Lane sempat mengancam akan kembali dan membunuhnya. Demikian seperti dilansir Asia One, Sabtu (30/11/2013).
Malam harinya, ketika Bing mendengar ada seseorang mengetuk pintu tumahnya, dia khawatir itu Lane. Untuk mempertahankan dirinya Bing memegang tongkat baseball dan sepucuk pistol.
Tapi rupanya itu bukan Lane, melainkan puteri Bing, Ruby (25). Malangnya, Bing terlanjur menembakkan pistolnya begitu membuka pintu rumahnya.
Tembakan dari pistol kaliber .22 tersebut mengenai puterinya di bahagian dada. Ruby langsung terjatuh ke lantai sambil menggendong puterinya yang masih berusia 4 bulan. Untungnya, bayi tersebut tidak mengalami luka sedikitpun.
Seorang saksi mengaku melihat wanita muda mengalami pendarahan di hidung dan mulutnya, dalam keadaan terbaring di teras depan rumah Bing. Menurut saksi tersebut, Bing bergegas mendekati wanita muda tersebut sambil berteriak memohonnya untuk bangun.
Ruby meninggal seketika akibat luka tembakan di bahagian dadanya. Sang ibu, Bing ditangkap dan dijerat atas dakwaan pembunuhan serta penganiayaan anak tanpa melukai secara langsung, sebagai dampak dari penembakan anaknya di depan cucunya.
"Bagaimana boleh saya melihat wajah cucu saya dan bilang bahawa saya membunuh ibu mereka. Kalian boleh mengurung saya demi kebaikan," ucap Bing kepada polis yang menangkapnya.
sumber:detikNews
Sabtu, 28 Desember 2013
Sebenarnya Lelaki Yang Suka Tersenyum Tidak Menarik Bagi Wanita
Salam semua,

Selengkapnya
Lelaki beranggapan bahawa senyuman boleh membuat wanita tertarik kepadanya. Sayangnya, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Menurut penelitian lelaki sombong dengan wajah angkuh lebih menarik bagi wanita.
Sebuah kajian terbaru yang dilakukan oleh University of British Columbia telah menyimpulkan bahawa wanita merasa kurang tertarik secara seksual terhadap lelaki yang periang berbanding lelaki yang sombong dan moody.
Penelitian tersebut membantu menjelaskan mengapa wanita seringkali tertarik dengan lelaki ‘bad boy’. Selain itu, kajian juga mendapati cara bagaimana lelaki dan wanita menilai minat seksual dari ekspresi non-verbal seperti rasa senang, bangga dan rasa malu.
“Memperlihatkan wajah senang dianggap penting untuk dalam interaksi sosial termasuk daya tarikan seksual. Tapi dari segi penelitian diketahui wanita dan lelaki merespon ekspresi emosi secara berbeza termasuk senyum,” ujar ketua kajian bidang psikologi dari UBC Jessica Tracy, seperti yang dipetik dari Times of India.
“Kami mencari kalau wanita tidak terlalu tertarik dengan lelaki periang dengan wajah ceria. Justeru mereka lebih suka lelaki yang kelihatan kuat, moody atau yang malu-malu,” katanya.
Tracy menjelaskan bahawa alasan wanita lebih memilih lelaki sombong berwajah angkuh disebabkan oleh evolusi dan proses budaya. Misalnya, secara evolusi teori, wanita cenderung tertarik pada lelaki yang mempunyai wibawa, status, dan kompetasi sebagai pasangan. Ia juga menjelaskan, senyuman juga berkaitan dengan imej kurangnya dominasi lelaki.
Jika lelaki periang tak menarik bagi wanita, hal tersebut berbeza pula berbanding dengan tanggapan peserta lelaki. Dalam kajian yang diterbitkan dalam jurnal ‘American Psychological Association journal Emotion’ mengatakan bahawa lelaki lebih tertarik secara seksual terhada wanita yang kelihatan bahagia dan percaya diri.
~sumber~
Rabu, 18 Desember 2013
Wanita ini rela dirotan asalkan tidak berjilbab
10 Sep 2013
Amira Usman Hamid. dailytelegraph.com.au
Amira Usman Hamid, wanita asal Sudan ini menyatakan dia sedia dirotan demi mempertahankan haknya agar rambutnya tetap terlihat untuk menentang hukum layaknya aturan yang diterapkan Taliban.
Amira menghadapi satu kemungkinan dirotan jika dinyatakan bersalah pada satu perbicaraan yang akan diadakan pada 19 September akan datang, seperti dilapor The Daily Mail, Isnin (9/9).
Di bawah undang-undang Sudan, semua wanita wajib menutupi rambutnya dengan jilbab. Namun Amira, 35 tahun, menolak aturan itu.
Alhasil, kes Amira telah menarik dukungan dari pegiat hak-hak sipil dan kesnya menjadi isu terbaru dalam menyoroti serangkaian hukum di Sudan terkait aturan moraliti, yang mulai berlaku setelah kudeta yang didukung kelompok Islam oleh Presiden Umar al-Bashir pada 1989.
Mereka ingin kita menjadi seperti wanita Taliban, kata Amira dalam sebuah wawancara mengacu pada gerakan fundamentalis pemberontak di Afghanistan itu.
Dia dituntut dengan Pasal 152, yang melarang pakaian tidak senonoh.
Namun, para pegiat mengatakan hukum yang samar-samar telah membuat wanita menjadi subjek polis dan sasaran tidak sebanding dalam usaha untuk menjaga ketertiban umum.
Amira menjelaskan ketika itu dia sedang mengunjungi pejabat pemerintah di Daerah Jebel Aulia, tepat di luar Kota Khartoum, pada 27 Ogos lalu ketika seorang polis mengatakan kepadanya untuk menutupi kepalanya.
Dia mengatakan, Kamu bukan orang Sudan. Apa agamamu? ujar Amira menirukan polis itu. Saya orang Sudan. Saya seorang muslim dan saya tidak akan menutupi kepala saya.
Rambut gelap Amira diwarnai dengan warna emas, diikat ketat ke belakang.
Pada 2009 kes yang menimpa seorang wartawan, Lubna Ahmad al-Hussein, menyebabkan kecaman dari dunia internasional dan menjadi perhatian dari para penggiat wanita di Sudan.
Lubna didenda lantaran memakai seluar panjang di depan umum tetapi dia menolak untuk membayar denda. Dia menghabiskan satu hari di belakang jeruji besi sampai Persatuan wartawan Sudan membayar denda atas namanya.
Langganan:
Postingan (Atom)